1.
Sistem
Cerdas
Sistem
cerdas adalah sebuah ilmu computer yang digunakan untuk mementukan sebuah
pilihan dengan menerapkan sebuah kecerdasan buatan didalam mesin/computer
tersebut. Dimana sistem cerdas ini bertujuan agar mesin/computer dapat
bertindak seperti manusia , sehngga hasilnya mesin dapat berinteraksi layaknya
manusia dengan algoritma yang ditetapkan. Ada beberapa karakteristik dari
sistem cerdas diantaranya:
1. Mampu
mengekstrak dan menyimpan pengetahuan
2. Memiliki
penalaran seperti manusia
3. Belajar
dari pengalaman(training)
4. Berurusan
dengan ekspresi tidak tepat/teliti dari fakta
5. Menemukan
solusi melalui proses serupa dengan evolusi alami
Sistem cerdas memiliki 2
skema yaitu:
·
Soft Computing
Merupakan
pendekatan konstruksi komputansi dalam sistem cerdas. Menurut Lotfi A. Zadeh
Soft Computing sendiri merupakan pendekatan yang muncul untuk komputasi
paralel yang memiliki kemampuan seperti pemikiran manusia untuk memberi
alasan, mempelajari ketidakpastian dan ketidaktepatan lingkungan.
·
Artificial Intelligent Application(AIP)
Merupakan
hasil dari penerapan Soft Computing, yang mana aplikasi aplikasi ini dapat
digunakan untuk membantu dan meringankan beban manusia dalam melakukan
pekerjaannya. Konsep AIP saat ini dikelompokan dalam beberapa bagian, yaitu:
1. Speech
Recognition
2. Robotika
3. Software
Development
4. Factory
Automation
5. Office
Automation, dsb
Salah
satu contoh dari sistem cerdas adalah “Cortana”. Cortana merupakan suatu
aplikasi yang berfungsi untuk mempermudah pekerjaan di Windows. Cortana
melakukan penerapan dari beberapa pengelompokan AIP , seperti Speech Recognition
untuk mendeteksi suara kita, ICAI untuk membantu kita apabila ada kesulitan,
dan lainnya.
2.
AI
(Artificial Intelligence)
AI
atau Artificial Intelligence merupakan suatu bidang ilmu yang digunakan untuk
menciptakan kehidupan yang lebih baik untuk manusia dari masa ke masadengan
memberikan kecerdasan kepada mesin/komputer agar dapat memiliki logika seperti
manusia.
Komputer
dapat menjadi entitas cerdas dengan pemberian data dari sebuah database. Selain
diberikan data, komputer juga diberikan kemampuan unruk mempelajari data dengan
cara di train atau dilatih. Untuk fungsinya, AI diharapkan dapat melakukan
berbagai hal yang dapat mempermudah manusia mulai dari pemrosesan bahasa alami,
mengenai persepsi, penalaran, pengetahian, manipulasi objek dan pembelajaran.
Dengan
bantuan AI, robot dapat melakukan berbagai perintah untuk melakukan suatu
pekerjaan sehingga manusia dapat mengurangi waktu kerja dan kegiatan lain dapat
dilakukan dengan efisien. Robot dengan kecerdasan buatan, berpotensi untuk
memiliki kecerdasan yang melebihi manusia, sebab AI hanya perlu data dan AI
tidak mengenal lelah untuk belajar dari data tersebut
Salah
satu manfaat AI adalah dalam bidang kesehatan. Dalam bidang kesehatan AI
dimanfaatkan dalam berbagai hal untuk meminimalisir kesalahan dan membuat
segala sesuatu menjadi lebih efisien. Contohnya:
1. Operasi
robotik
Robot yang telah
dilengkapi AI dapat menganalisa daya dari catatan medis seseoprang sebelum
operasi dilakukan, sehingga robot tersebut akan memandu mengarahkan ahli bedah
selama proses
2. Perawat
virtual
Berfungsi
untuk memantau dan menindaklanjuti kondisi seorang pasien
3. Penciptaan
obat yang baru
Ai digunakan untuk
memindai obat obatan yang ada dan dapat didesai ulang untuk melawan penyakit.
Contohnya penggunaan program AI sendiri telah menemukan 2 obat yang dapat
mengurangi infeksivitas Ebola dalam satu hari
4. Deteksi
kanker
Dengan mendapat informasi
dalam DNA seseorang, AI akan melakukan pemindaian tubuh untuk mendeteksi kanker
dan penyakit yang mungkin dihadapi seseorang berdasarkan genetika
mereka
3.
Agen
Cerdas
Agen
cerdas adalah agen yang menerima persepsi dari lungkungan sekitar untuk
melakukan tindakan.hal ini ditujukan untuk menceiptakan kecerdasan buatan agar
agen dapat berpikir dan bertindak sesuai manusia, sesuai dengan algoritma yang
ditetapkan.
Pada
dasarnya AI atau kecerdasan buatan memiliki potensi untuk melebihi kecerdasan
manusia, karena saat kita memprogram AI untuk melakukan train, AI tidak akan
lelah untuk belajar sesuatu. Ilmu AI dalam permainan umumnya digunakan untuk
menciptakan agen yang memiliki kecerdasan,dapat memahami keputusan dalam segala
kondisi dan mengambil tindakan.
Konsep Agen Cerdas:
1. Agen
merupakan entitas pada suatu lingkungan yang mengamati melalui alat sensor dan
bertindak melalui alat aktuator
2. Sebagai
perbandingan, agen manusia memiliki sensor mata,telinga dsb, sedangkan actuator
pada manusia: tangan, kaki, mulut,dsb
3. Robot
memiliki kamera dan inframerah sebagai sensor, sedangkan lengan, dan berbagai
motor sebagai aktuator, jadi dapat disimpulkan kalau sensor sebagai alat input
yang menganalisa data, sedangkan aktuator merupakan penggerak
4. Agen
menerima(percept) sensor dari lingkungan. Percept yang diterima agen dalam
selang waktu disebut pecept sequence
5. Tujuan (Goal): Setelah menentukan criteria
obyektif (seperti diatas), pilih salah satu tujuan untuk menjadi fokus utama
dari agen. Goal adalah tujuan utama yangberusaha dicapai oleh agen (prioritas
utama).
Konsep
utama perancangan agen cerdas/rasional dapat dilakukan dengan bantuan PEAS yang
merupakan singkatan dari:Performance measurement, Environment, Actuators,
Sensors. PEAS harus ditentukan sebelum desain agen cerdas. Berdasarkan
informasi PEAS, kita benar dapat merancang agen untuk memenuhi tujuan yang
ingin dicapai.
4.
Contoh
PEAS Dalam Agen Cerdas
PEAS
merupakan singkatan dari kata Performance measure, Environment, Actuators,
Sensor.
Ketika kita akan membuat suatu rancangan agent, kita harus mengidentifikasi lingkungan masalah atau yang biasa kita sebut dengan “Task Environment”.
Ketika kita akan membuat suatu rancangan agent, kita harus mengidentifikasi lingkungan masalah atau yang biasa kita sebut dengan “Task Environment”.
1. Performance
measure, merupakan komponen-komponen yang akan menjadi tolak ukur keberhasilan
agent.
2. Environment,
kondisi lingkungan yang akan dihadapi oleh agen
3. Actuators,
alat untuk mendukung tercapainya tujuan
4. Sensors,
alay untuk mendeteksi lingkungan
Contoh:
·
Taksi Otomatis:
Performance Measure: Aman, Cepat, Legal, Perjalanan yang nyaman
Environment : Jalan, Lalu lintas kendaraan lain, Pejalan kaki, Pelanggan
Actuators: Setir, Akselerator, Rem, Lampu Sinyal, Klakson
Sensors: Kamera, Sonar, Spedometer, GPS, odometer, sensor mesin, keyboard
Performance Measure: Aman, Cepat, Legal, Perjalanan yang nyaman
Environment : Jalan, Lalu lintas kendaraan lain, Pejalan kaki, Pelanggan
Actuators: Setir, Akselerator, Rem, Lampu Sinyal, Klakson
Sensors: Kamera, Sonar, Spedometer, GPS, odometer, sensor mesin, keyboard
·
Sistem Diagnosa Medis:
Performance Measure : Kesehatan Pasien, Biaya minimal, Hukum
Environment: Pasien, Rumah Sakit, Staf
Actuator : Tampilan Layar (Pertanyaan, Tes, Diagnosa, Perawatan, Rujukan)
Sensors : Keyboars(Entri gejala, pencarian penyakit, jawaban untuk pasien)
Performance Measure : Kesehatan Pasien, Biaya minimal, Hukum
Environment: Pasien, Rumah Sakit, Staf
Actuator : Tampilan Layar (Pertanyaan, Tes, Diagnosa, Perawatan, Rujukan)
Sensors : Keyboars(Entri gejala, pencarian penyakit, jawaban untuk pasien)
referensi:
Komentar
Posting Komentar