Definisi Agen Cerdas


Agen cerdas adalah agen yang menerima persepsi dari lungkungan sekitar untuk melakukan tindakan.hal ini ditujukan untuk menceiptakan kecerdasan buatan agar agen dapat berpikir dan bertindak sesuai manusia, sesuai dengan algoritma yang ditetapkan.
Pada dasarnya AI atau kecerdasan buatan memiliki potensi untuk melebihi kecerdasan manusia, karena saat kita memprogram AI untuk melakukan train, AI tidak akan lelah untuk belajar sesuatu. Ilmu AI dalam permainan umumnya digunakan untuk menciptakan agen yang memiliki kecerdasan,dapat memahami keputusan dalam segala kondisi dan mengambil tindakan.
Konsep Agen Cerdas:
1.      Agen merupakan entitas pada suatu lingkungan yang mengamati melalui alat sensor dan bertindak melalui alat aktuator
2.      Sebagai perbandingan, agen manusia memiliki sensor mata,telinga dsb, sedangkan actuator pada manusia: tangan, kaki, mulut,dsb
3.      Robot memiliki kamera dan inframerah sebagai sensor, sedangkan lengan, dan berbagai motor sebagai aktuator, jadi dapat disimpulkan kalau sensor sebagai alat input yang menganalisa data, sedangkan aktuator merupakan penggerak
4.      Agen menerima(percept) sensor dari lingkungan. Percept yang diterima agen dalam selang waktu disebut pecept sequence
Konsep Perancangan Agen Cerdas:
Rasional:  Agen rasional melakukan hal yang tepat berdasrkan percept apa yang ditangkap dan tindakan(action) apa yang diambil. Tinfakan yang benar akan menyebabkan agen menjadi yang paling sukses. Rasional berbeda dari omniscience(serba tahu/mengetahui semua dengan pengetahuan tak terbatas). Agen dapat melakukan tindakan untuk mengubah persepsi masa depan untuk memperoleh informasi yang berguna. Agen dapat dikatakan otonom jika perilaku agen ditentukan pengalaman sendiri(dari proses train)
Pengukuran kinerja: Sebuah kriteria obyektif untuk mengukur keberhasilan suatu perilaku agen. Misalnya, mengukur kinerja dari agen vacuum-cleaner:

·        Jumlah kotoran dibersihkan,
·        Jumlah waktu yang dibutuhkan,
·        Jumlah listrik yang dikonsumsi,
·        Jumlah kebisingan yang dihasilkan, dll
Pengukuran kinerja haruslah dapat dinyatakan dalam ukuran kuantitatif. Kata “jumlah” mengindikasikan suatu ukuran kuantitatif/terukur. Untuk setiap urutan persepsi (percept sequence) yang ada, agen rasional harus memilih tindakan yang diharapkan untuk memaksimalkan ukuran kinerjanya.
Tujuan (Goal): Setelah menentukan criteria obyektif (seperti diatas), pilih salah satu tujuan untuk menjadi fokus utama dari agen. Goal adalah tujuan utama yangberusaha dicapai oleh agen (prioritas utama).
Konsep utama perancangan agen cerdas/rasional dapat dilakukan dengan bantuan PEAS yang merupakan singkatan dari:Performance measurement, Environment, Actuators, Sensors. PEAS harus ditentukan sebelum desain agen cerdas. Berdasarkan informasi PEAS, kita benar dapat merancang agen untuk memenuhi tujuan yang ingin dicapai.
Sumber:


Komentar